Ricuh Warnai Hari Ketiga PBAK UIN Alauddin Makassar, Mahasiswa Dipulangkan Lebih Awal

alanbantik – Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang berlangsung sejak 27 hingga 29 Agustus 2025 terpaksa dihentikan lebih awal. Aksi ricuh yang terjadi akibat bentrok membuat para mahasiswa dihimbau untuk pulang lebih awal.
Berdasarkan pantauan tim alanbantik, pada hari ketiga tepatnya Rabu, 29 Agustus 2025 sekitar pukul 08.20 WITA Wakil Dekan II Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Rahmawati Haruna, menyampaikan informasi ke setiap jurusan bahwa rektor mengimbau agar mahasiswa baru segera dipulangkan. Himbauan tersebut muncul setelah adanya insiden penikaman terhadap salah seorang mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi yang memicu kekhawatiran akan terjadinya bentrok antar mahasiswa.
Ketegangan semakin meningkat menjelang siang. Sekitar pukul 11.00 WITA sekelompok orang terlihat menyisir sejumlah fakultas dan mencari mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum. Kelompok tersebut sempat keluar melalui Gerbang 2 UIN Alauddin Makassar, lalu kembali masuk dan bergerak menuju parkiran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Di lokasi itulah terjadi perkelahian antar mahasiswa, namun segera dihentikan oleh petugas keamanan kampus. Hingga kini, penyebab pasti kericuhan tersebut belum diketahui.
Tanggapan Ketua HMJ
Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah, Hamzah, membenarkan adanya kericuhan tersebut.
“Mengenai tentang informasi kericuhan yang ada di kampus UIN Alauddin tadi pagi sampai sore itu nyatanya benar terjadi, bahkan kami dari lembaga kemahasiswaan diarahkan juga untuk memulangkan mahasiswa baru pada PBAK hari ke tiga. Tetapi kami dari lembaga kemahasiswaan, sangat kecewa atas insiden yang terjadi,” ungkapnya pada saat diwawancarai via Whatsapp pada Jumat, 29 Agustus 2025
Ia juga menyinggung kerugian akibat batalnya agenda PBAK di jurusan.
“Kami sudah menyiapkan schedule dari jauh jauh hari, tapi schedule dari teman-teman tingkat jurusan itu tidak terpenuhi atau tidak terlaksana secara maksimal,” tegasnya.
Hamzah menambahkan bahwa sejumlah agenda yang tertunda akan dipikirkan kembali untuk dilanjutkan di luar PBAK.
“Mengenai tentang penjadwalan kembali kegiatan kegiatan yang tertunda di PBAK hari ketiga itu akan kami pikiran kembali untuk mengadakan, supaya schedule schedule yang tertunda tadi di kegiatan itu bakalan terlaksana kembali,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak rektorat UIN Alauddin Makassar mengeluarkan surat edaran resmi. Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa proses pembelajaran dalam lingkup UIN Alauddin dialihkan sementara dari model luring ke daring mulai Senin, 1 September hingga Kamis, 4 September 2025.
Penulis: Rissa Siana Bakri dan Novita (Reporter)
Editor: Tim Redaksi